
Sabtu, 11 Oktober 2025. SMPN 1 Dander mengadakan kampanye pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS udah tau belum siapa PASLON nya siapa saja?, sebelum itu apa itu pemilu, pemilu adalah proses pemilihan pemimpin yang dilaksanakan melalui demokrasi atau pemilihan bersama. Pemilu pertama kali dilaksanakan pada tahun 1955. SMPN 1 Dander memiliki slogan pada pemilu kali ini yakni ‘satukan pilihanmu pilih Paslon terbaikmu’ jadi jangan sampai salah pilih ya Tipeners.
Pada hari Jum'at tanggal 3 Oktober 2025 DANDER SMPN I Mendapat kesempatan untuk Pelatihan literasi sekolah yang dipilih pada pekan pertama hanya sekitar 5 sekolah termasuk SMPN 1 Dander . Dan itu membanggakan Sekali bagi kami SMPN I Dander, menurut bapak Abdul Ghofur MPD "Jurnalis bukan hanya tentang menulis namun Jurnalis lebih dari itu" begitulah ketika membuka Journalist school 3 Oktober 2025, pada kesempatan yang besar kali ini kami dibimbing oleh tim dari Jawa pos. Journalist school di SMP
5 Hari Penuh Kompetisi Seru yang Bikin Semangat Membara!
Karnaval Budaya Spektakuler dengan Partisipasi SMPN 1 Dander , 31 Agustus 2025 Desa Sumberarum, Kec. Dander, Kab. Bojonegoro
SMP Negeri 1 Dander melaksanakan pengimbasan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sesuai arah kebijakan Kurikulum Merdeka dan Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Proses. Proses pembelajaran kini diarahkan agar joyful (menyenangkan), meaningful (bermakna), dan active (aktif), sehingga siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi benar-benar memahami dan mampu mengaitkan dengan kehidupan nyata. Perubahan besar juga terjadi pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ya
SMP Negeri 1 Dander mengembangkan pembelajaran Koding dan Kecerdasan Buatan (AI) sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan joyful, meaningful, dan active learning. Siswa dikenalkan dengan pemrograman sederhana melalui Scratch, Code.org, hingga Python dasar, serta projek AI seperti chatbot dan pengenalan pola. Kegiatan ini diintegrasikan dalam kokurikuler, sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dan kontekstual. Dampaknya, siswa memiliki literasi digital lebih baik, ter