
SMP Negeri 1 Dander memperingati Hari Guru Nasional pada 25 November 2025 dengan upacara bendera yang dipimpin oleh para guru yang mengenakan pakaian adat, menciptakan suasana khidmat dan penuh warna. Setelah upacara, diumumkan lima Guru Terfavorit 2025 yang dipilih melalui voting siswa, yaitu Bapak Andi Subkhan, Ibu Yuli Sutisnowati, Ibu Adinda Alfiranda Zahroh, Ibu Ni’mah Nurul ‘Afifah, dan Bapak Teguh Susanto. Acara berlanjut dengan penampilan menyanyi dari siswa serta pemberian bunga untuk s
SMPN 1 Dander meraih prestasi membanggakan dalam Kejurkab Petanque 2025 yang digelar pada 22 November 2025 di Bojonegoro. Tim sekolah berhasil membawa pulang tiga medali, yaitu 1 emas dan 2 perunggu.
Memanggil teman dengan nama orang tua adalah tindakan tidak sopan dan bisa melukai perasaan serta memicu bullying. Nama orang tua harus dihormati, bukan dijadikan bahan candaan. Biasakan memanggil teman dengan nama yang benar, gunakan kata-kata baik, dan jadilah siswa yang sopan serta tahu batas.
Pada Rabu, 13 November 2025, siswa SMPN 1 Dander mengadakan studi kokurikuler ke penambangan minyak tradisional Texas Wonocolo untuk mengenal proses penambangan dan sejarah sumur tua. Pak Ilyas, Koordinator Kelas 9, menyatakan kunjungan ini membuat pembelajaran lebih nyata dan bermakna bagi siswa.
Muhammad Taufik Nurrahman, siswa kelas 7D SMPN 1 Dander yang tinggal di Desa Ngunut, merupakan sosok inspiratif di bidang olahraga karate. Awalnya ia mengikuti karate hanya karena ajakan teman, namun kini berhasil menorehkan prestasi membanggakan, salah satunya Juara 1 PORKAB kelas festival kelas festival. Meski pernah mengalami kegagalan, Taufik tetap berpegang pada mottonya “pantang menyerah dan selalu bersemangat.” Baginya, latihan yang berat akan menghasilkan hasil yang indah. Kerja keras
SMPN 1 Dander memperingati Hari Pahlawan dengan upacara khidmat dan penampilan drama kolosal perjuangan kemerdekaan oleh para siswa. Kegiatan ini menumbuhkan semangat nasionalisme serta mengajarkan nilai perjuangan dan cinta tanah air kepada seluruh warga sekolah.
Kegiatan No Backpack Day di sekolah berlangsung meriah sebagai bagian dari kokurikuler. Siswa datang tanpa tas dan membawa wadah unik seperti ember dan kardus. Ada juga fashion show kreatif yang dimenangkan oleh kelas 8D, 7B, dan 8C. Kegiatan ini menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar siswa.
Pembelajaran IPA di sekolah mengajarkan siswa memahami proses tumbuh dan berkembang pada makhluk hidup, mengenal hubungan antar makhluk dan lingkungannya dalam ekosistem, serta mempelajari cara makhluk hidup beradaptasi agar dapat bertahan. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan memiliki pengetahuan ilmiah, rasa ingin tahu, dan kepedulian terhadap alam sekitar.