
SMPN 1 Dander melaksanakan upacara bendera pada Senin, 14 September 2026, dengan pembina upacara Kepala Sekolah, Bapak Sunardi, S.Pd., M.Pd. Upacara berlangsung khidmat dan turut diisi dengan doa serta ungkapan belasungkawa atas meninggalnya tiga ASN di Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan.
Suasana upacara turut diwarnai dengan ungkapan belasungkawa dan doa atas meninggalnya tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang menjadi korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Dalam amanatnya, Bapak Sunardi menyampaikan pesan kepada seluruh peserta upacara agar senantiasa menjaga kedisiplinan, semangat belajar, serta kepedulian terhadap sesama. Upacara juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kemanusiaan, dan rasa empati dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, suasana upacara turut diwarnai dengan ungkapan belasungkawa dan doa atas meninggalnya tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang menjadi korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Seluruh warga SMPN 1 Dander diajak untuk mengenang dan mendoakan para korban yang telah gugur dalam menjalankan tugas. Momen tersebut berlangsung dengan suasana penuh keheningan dan keprihatinan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban serta dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Bapak Sunardi menyampaikan bahwa rasa empati dan kepedulian terhadap sesama perlu terus ditanamkan kepada peserta didik. “Kita turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutur beliau.
Melalui kegiatan tersebut, SMPN 1 Dander tidak hanya menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab melalui upacara bendera, tetapi juga mengajarkan pentingnya kepedulian, empati, dan rasa kemanusiaan kepada seluruh peserta didik.
Upacara Senin berlangsung dengan tertib dan khidmat hingga selesai. Seluruh warga sekolah diharapkan dapat mengambil hikmah dari kegiatan tersebut untuk senantiasa menjaga persatuan, menghargai kehidupan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.