
SMP Negeri 1 Dander melaksanakan upacara bendera rutin hari Senin di lapangan sekolah dengan diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik kelas VII, VIII, dan IX. Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Rezi Wulandari, S.Pd.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Rezi Wulandari, S.Pd.
Dander, 2 November 2026 – SMP Negeri 1 Dander melaksanakan upacara bendera rutin hari Senin pada 2 November 2026 di lapangan sekolah. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Rezi Wulandari, S.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting mengenai etika bertutur kata dan berperilaku di lingkungan sekolah. Beliau mengingatkan bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga menjadi tempat untuk belajar membentuk pribadi yang berkarakter.
Ibu Rezi mengajak seluruh siswa untuk membiasakan berbicara dengan sopan kepada guru, teman, dan seluruh warga sekolah. Siswa juga diingatkan agar menghindari kata-kata kasar, ejekan, maupun ucapan yang dapat menyakiti perasaan orang lain. Selain itu, penting untuk membudayakan tiga kata ajaib, yaitu tolong, maaf, dan terima kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam hal perilaku, beliau menekankan pentingnya menghormati guru dan orang yang lebih tua, menghargai teman tanpa membeda-bedakan, serta membiasakan sikap disiplin dan bertanggung jawab, baik di dalam maupun di luar kelas. Beliau juga mengingatkan agar siswa menjauhi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, seperti perundungan (bullying) dan pelanggaran tata tertib sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Rezi juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada kelas VIII-A yang telah melaksanakan tugas sebagai petugas upacara dengan maksimal.
Melalui amanat upacara ini, diharapkan seluruh peserta didik SMPN 1 Dander semakin memahami pentingnya menjaga tutur kata dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membiasakan sikap santun, saling menghormati, dan menghargai sesama, sekolah dapat menjadi lingkungan yang nyaman, aman, dan penuh rasa kekeluargaan.