
SMP Negeri 1 Dander menggelar Bazar Olahan Kacang Tanah sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler Kreasi Pangan Lokal dan Eksplorasi Produk Olahan Kacang Tanah. Pada 5 Oktober 2026, diumumkan tiga kelas terbaik yang menjadi juara 1 sebagai perwakilan masing-masing angkatan, yaitu kelas 9F untuk angkatan kelas 9, kelas 8C untuk angkatan kelas 8, dan kelas 7H untuk angkatan kelas 7. Ketiganya berhasil menunjukkan kreativitas dalam mengolah pangan lokal, menata stand, memasarkan produk, serta beker
Selamat kepada kelas 9F, 8C, dan 7H yang telah menjadi Juara 1 perwakilan masing-masing angkatan. Terus berkarya, terus berinovasi, dan terus bangga dengan potensi pangan lokal!
Dander, 5 Oktober 2026 – Semangat kreativitas dan jiwa kewirausahaan peserta didik SMP Negeri 1 Dander kembali terlihat dalam kegiatan Bazar Olahan Kacang Tanah yang menjadi bagian dari rangkaian kokurikuler “Kreasi Pangan Lokal dan Eksplorasi Produk Olahan Kacang Tanah”. Kegiatan yang melibatkan peserta didik kelas 7, 8, dan 9 tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreasi makanan berbahan dasar kacang tanah.
Setelah melalui rangkaian kegiatan dan proses penilaian, tiga kelas berhasil menjadi Juara 1 sebagai perwakilan terbaik dari masing-masing angkatan. Kelas 9F berhasil menjadi Juara 1 perwakilan kelas 9, kelas 8C menjadi Juara 1 perwakilan kelas 8, dan kelas 7H menjadi Juara 1 perwakilan kelas 7.
Ketiganya berhasil menunjukkan kreativitas, kekompakan, dan kemampuan dalam mengembangkan produk olahan kacang tanah. Tidak hanya menyajikan produk makanan, masing-masing kelas juga berusaha menciptakan tampilan stand yang menarik, informatif, dan mampu memberikan pengalaman berjualan secara langsung kepada peserta didik.
Kegiatan bazar ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar melalui pengalaman nyata. Mereka tidak hanya dituntut untuk menghasilkan produk, tetapi juga belajar menentukan konsep produk, mempersiapkan bahan, melakukan pengolahan, membuat kemasan, menghitung modal dan harga jual, melakukan promosi, serta melayani pembeli.
Berbagai produk olahan kacang tanah ditampilkan secara kreatif oleh peserta didik. Bahan pangan lokal yang sederhana tersebut diolah menjadi produk yang memiliki tampilan menarik dan nilai jual. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik mampu melihat potensi bahan pangan di sekitar mereka untuk dikembangkan menjadi sebuah produk yang kreatif dan bernilai ekonomi.
Dalam penilaian stand bazar, beberapa aspek menjadi perhatian, di antaranya kreativitas dan inovasi produk, kemenarikan serta kerapian stand, kebersihan, kekompakan dan kerja sama kelompok, strategi promosi, pelayanan kepada konsumen, serta kemampuan peserta didik dalam mempresentasikan produk yang mereka hasilkan.
Hasilnya, tiga kelas berhasil tampil sebagai yang terbaik di masing-masing jenjang. Kelas 9F menjadi perwakilan terbaik dari angkatan kelas 9, kelas 8C menjadi perwakilan terbaik dari angkatan kelas 8, sedangkan kelas 7H menjadi perwakilan terbaik dari angkatan kelas 7.
Kepala SMP Negeri 1 Dander, Sunardi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Menurutnya, kegiatan bazar bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana pembelajaran yang mampu mengembangkan berbagai keterampilan peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bahwa sebuah produk tidak hanya harus enak, tetapi juga perlu dikemas dengan menarik, dipromosikan dengan baik, dan memiliki nilai jual. Yang tidak kalah penting, mereka belajar bekerja sama, bertanggung jawab, kreatif, dan berani tampil,” tutur Sunardi, M.Pd.
Lebih lanjut, kegiatan pengolahan kacang tanah juga menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengenalkan dan memanfaatkan pangan lokal. Peserta didik diajak untuk melihat bahwa bahan pangan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dapat dikembangkan menjadi berbagai produk yang menarik dan memiliki peluang untuk dipasarkan.
Antusiasme peserta didik terlihat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan bazar. Setiap kelompok berusaha memberikan penampilan terbaik melalui dekorasi stand, penyajian produk, hingga cara menawarkan produk kepada pengunjung. Suasana bazar pun semakin semarak dengan interaksi antara penjual dan pembeli yang dilakukan oleh peserta didik.
Bagi kelas 9F, 8C, dan 7H, keberhasilan menjadi Juara 1 di masing-masing angkatan tentu menjadi sebuah kebanggaan. Namun, prestasi tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMP Negeri 1 Dander untuk terus berkreasi dan berani menghasilkan karya.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dikemas dalam suasana yang menyenangkan dan bermakna. Melalui praktik langsung, peserta didik mendapatkan pengalaman tentang kreativitas, kewirausahaan, pengelolaan usaha, komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan pemanfaatan potensi pangan lokal.
Dengan berakhirnya kegiatan bazar, diharapkan semangat berkreasi peserta didik tidak berhenti sampai di sini. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan ide, menciptakan produk inovatif, serta memiliki keberanian untuk menjadi generasi yang kreatif, mandiri, dan berjiwa kewirausahaan.
Selamat kepada kelas 9F, 8C, dan 7H yang telah menjadi Juara 1 perwakilan masing-masing angkatan. Terus berkarya, terus berinovasi, dan terus bangga dengan potensi pangan lokal!