
SMP Negeri 1 Dander terus mengembangkan budaya peduli lingkungan melalui pemasangan Mading Adiwiyata bertema “Sekolahku Hijau” yang dibuat oleh siswa kelas 7A. Mading tersebut memuat berbagai informasi, gambar, dan pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan, penghijauan, pengelolaan sampah, serta menghemat air dan energi.
Mading yang telah selesai kemudian dipasang di lingkungan sekolah agar dapat dilihat dan dibaca oleh seluruh warga SMPN 1 Dander
Dander, 26 September 2026 — Upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman terus dilakukan oleh SMP Negeri 1 Dander melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui pemasangan Mading Adiwiyata dengan tema “Sekolahku Hijau” yang dikerjakan oleh siswa kelas 7A.
Mading Adiwiyata menjadi salah satu media kreatif bagi siswa untuk menyampaikan pesan dan informasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Tidak hanya berfungsi sebagai hiasan sekolah, mading juga menjadi sarana edukasi yang mengajak siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan, penghijauan, pengelolaan sampah, serta kelestarian lingkungan di sekitar sekolah.
Dalam pembuatan Mading Adiwiyata bertema “Sekolahku Hijau”, siswa kelas 7A menuangkan berbagai ide dan kreativitas mereka. Berbagai informasi, tulisan, gambar, slogan, serta pesan-pesan lingkungan disusun sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah mading yang menarik dan mudah dipahami oleh warga sekolah.
Tema “Sekolahku Hijau” dipilih untuk menggambarkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan SMPN 1 Dander yang semakin hijau dan asri. Sekolah yang hijau tidak hanya ditandai dengan banyaknya tanaman, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh warga sekolah dalam merawat tanaman, menjaga kebersihan, menghemat air dan energi, serta mengurangi dan mengelola sampah dengan baik.
Kegiatan pemasangan mading juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar bekerja sama. Mulai dari menentukan konsep, mencari informasi, membuat bahan mading, menghias, hingga memasang hasil karya dilakukan dengan semangat kebersamaan. Setiap siswa dapat mengambil peran sesuai dengan kemampuan dan kreativitas masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar menghasilkan karya yang menarik, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata dalam menerapkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Proses pembuatan mading mendorong siswa untuk berdiskusi, berbagi tugas, bertanggung jawab terhadap pekerjaan, dan menghargai hasil karya teman.
Mading yang telah selesai kemudian dipasang di lingkungan sekolah agar dapat dilihat dan dibaca oleh seluruh warga SMPN 1 Dander. Pesan-pesan yang terdapat di dalamnya diharapkan mampu menjadi pengingat sederhana bagi siswa untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
Kegiatan ini juga sejalan dengan berbagai program Adiwiyata SMPN 1 Dander yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam menciptakan lingkungan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui media kreatif seperti mading, pesan tentang lingkungan dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan dunia siswa.
Bagi siswa kelas 7A, kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman untuk mengenal lebih jauh budaya peduli lingkungan di SMPN 1 Dander. Sebagai siswa kelas VII, mereka mulai diajak untuk ikut berperan dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan sekolah sejak awal menjadi bagian dari keluarga besar SMPN 1 Dander.
Mading “Sekolahku Hijau” diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah karya yang dipajang di sekolah. Lebih dari itu, mading tersebut menjadi simbol semangat siswa untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan nyaman. Setiap pesan yang ditampilkan diharapkan dapat diterapkan dalam perilaku sehari-hari.
Gerakan menghijaukan sekolah dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah sesuai jenisnya, merawat tanaman, tidak merusak fasilitas lingkungan, menggunakan air secukupnya, serta menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah akan memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Melalui pemasangan Mading Adiwiyata bertema “Sekolahku Hijau”, SMPN 1 Dander terus memberikan ruang bagi siswa untuk berkarya sekaligus belajar mencintai lingkungan. Kreativitas siswa kelas 7A menjadi bagian dari langkah bersama menuju sekolah yang tidak hanya nyaman untuk belajar, tetapi juga memiliki budaya peduli dan berwawasan lingkungan.
Dengan semangat “Sekolahku Hijau”, diharapkan seluruh warga SMPN 1 Dander semakin sadar bahwa menjaga lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama. Dari sebuah mading, tumbuh sebuah pesan: sekolah yang hijau berawal dari kepedulian setiap warga sekolah.