GURIT PANDANGON

Gurit Pandangon, geguritan kang ditulis dening Adinda Alfiranda Zahroh. Piyambake minangka guru basa Jawa SMPN 1 Dander

Tanjung Benoa, Bali

GURIT PANDANGON

Adinda Alfiranda Zahroh

Daktitipake sawijining crita

Lumantar gurit sing bakal kawaca

Gurit iki bisa katulis

Dening penggurit sing nduweni rasa jembar

Jembare rasa lir segara

Apa swaraning ombak atiku ora pati banter?

Kanggo nothog watu sajrone atimu

Kanthi aksara kang nyandhang asmara

 

Dak kira sliramu bakal ngerti

Apa sing dakrasakake nalika srengenge angslup

Nggawa crita kapang marang sliramu

Nanging apa crita kuwi bakal kok rungu?

                                                                                       

#SPENSADA
SHARE :
Komentar
Alma Rossalia
Alma Rossalia
12 Januari 2026 19:35:40

Kerenn

AHLUL
TitikPena
13 Januari 2026 01:03:04

@Alma Rossalia , thanks

Junita Aira artika
Junita Aira artika
12 Januari 2026 19:25:46

jaya terus spensada

AHLUL
TitikPena
13 Januari 2026 01:06:47

@Junita Aira artika,jaya

syafa maulida
syafa maulida
12 Januari 2026 18:40:47

kerenn bu

AHLUL
TitikPena
13 Januari 2026 01:07:27

@syafa maulida, josss

Fandi ahmad pramudya
Fandi ahmad pramudya
12 Januari 2026 18:32:13

merelakan seseorang yang kamu cintai, adalah proses panjang yang perlahan mengikis bahagia dalam dirimu. bukan karena cintamu kurang kuat, tapi karena semesta seolah tak pernah berpihak. kamu mencintainya sepenuh hati, kamu pernah berdoa dengan air mata yang jatuh diam-diam di malam hari, kamu pernah berharap setiap harinya hanya tentang dia, tapi pada akhirnya kamu harus sadar, bahwa tidak semua rasa layak diperjuangkan sampai habis-habisan. kamu mulai belajar menerima, walau hatimu menolak. kamu mulai berjalan menjauh, walau jiwamu ingin tetap tinggal. kamu mulai belajar tersenyum, di tengah luka yang tak pernah bisa kamu sembuhkan sendiri. setiap hari kamu berpura-pura tidak apa-apa, walau di dalam kepalamu namanya masih berisik, suaranya masih terngiang, senyumnya masih kamu ingat dengan jelas. kamu mencoba menghapus kenangan, tapi kenangan tak bisa kamu buang begitu saja. kamu mencoba mencintai orang lain, tapi tak ada yang mampu menggantikan tempatnya. kamu mencoba membenci, tapi hatimu tetap lembut jika bicara tentang dia. dan di antara semua itu, kamu tetap mencintai dalam diam, dalam jarak, dalam rindu yang tak bisa kamu tunjukkan. kamu belajar mengikhlaskan tanpa menghapus rasa, belajar menerima tanpa benar-benar rela, dan belajar berjalan sendiri tanpa arah yang jelas. dan mungkin inilah bentuk paling sunyi dari cinta, ketika kamu harus melepaskan seseorang yang kamu tahu, adalah satu-satunya yang ingin kamu genggam selamanya. kamu tetap berdoa agar dia bahagia, walau bukan denganmu. kamu tetap berharap dia baik-baik saja, meski kamu sendiri tidak pernah benar-benar baik semenjak kehilangan dia. dan akhirnya, kamu sadar, bahwa cinta bukan selalu soal memiliki, tapi soal keberanian untuk melepaskan, saat tetap bersamanya hanya membuatmu terluka lebih dalam setiap harinya:)????

AHLUL
TitikPena
13 Januari 2026 01:02:29

@Fandi ahmad pramudya, dalam bgt kk

Elvira putri rahmawati
Elvira putri rahmawati
12 Januari 2026 18:18:16

bagus

AHLUL
TitikPena
13 Januari 2026 01:01:49

@Elvira putri rahmawati, thanks

putri amelia
putri amelia
12 Januari 2026 17:50:22

bagus

AHLUL
TitikPena
13 Januari 2026 00:57:03

@putri amelia, thanks

chika vernanda. kelas 7d
chika vernanda. kelas 7d
12 Januari 2026 17:41:44

kerennn bangettt buu, i like it????

AHLUL
TitikPena
13 Januari 2026 00:56:32

@chika vernanda. kelas 7d, mantappp

lubbifa anjani
lubbifa anjani
12 Januari 2026 17:39:18

hasil karya gurit pandangon Bu Dinda sangat baguss

AHLUL
TitikPena
13 Januari 2026 01:13:29

@lubbifa anjani , thanks kaka

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT